27 November 2013

Ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) sebelum dan sesudah berganti kulit

Ada 3 ekor ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) yang tinggal di pohon sirsak (Annona muricata) kecil yang di tanam di pot yang ada di halaman belakang rumah di Jonggol (Bogor Timur-Jawa Barat). Salah satu dari mereka telah berukuran cukup besar dan sudah berwarna hijau, sementara yang 2 ekor lagi berukuran lebih kecil dengan warna masih hijau gelap kekuningan.

Pada suatu pagi aku melihat kedua ekor ulat yang lebih kecil itu sedang berada dalam posisi yang aneh. Ulat-ulat itu sedang berdiam diri dengan menegakan tubuhnya di hari yang cukup cerah. Sedang apa mereka ya??? Apakah mereka sedang berjemur dan menikmati panasnya sinar matahari saat itu??? Pada malam hari sebelumnya, aku sudah melihat mereka sudah berada di posisinya masing-masing namun saat itu masih dalam keadaan biasa saja ya.

Menjelang siang aku melihat ulat-ulat tersebut masih saja berada dalam posisi masing-masing dengan masih tetap menegakan tubuh mereka. Melihat hal itu, aku menjadi penasaran dan ingin tahu sampai berapa lama mereka akan tetap seperti itu, dan sebenarnya apa sih yang sedang mereka lakukan itu ya???


2 ekor ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) tampak sedang berdiam diri sambil menegakan tubuhnya di daun pohon sirsak (Annona muricata L.) kecil yang ada di halaman belakang rumah di Jonggol (Bogor Timur-Jawa Barat).
2 ekor ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) tampak sedang berdiam diri sambil menegakan tubuhnya di daun pohon sirsak (Annona muricata) kecil yang ada di halaman belakang rumah di Jonggol (Bogor Timur-Jawa Barat).


Ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) sedang berdiam diri sambil menegakan tubuhnya
Keadaan salah satu dari 2 ekor ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) sedang berdiam diri sambil menegakan tubuhnya di hari yang cukup cerah.


Menjelang siang, ketika aku kembali memeriksa keadaan ulat-ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) itu, salah satu dari mereka ternyata telah meninggalkan sesuatu di bagian belakangnya. Rupanya ulat itu baru saja selesai berganti kulit dan saat itu sedang berdiam diri untuk menunggu tubuh barunya siap digunakan.

Dan ternyata seperti yang pernah aku lihat sebelumnya pada ulat-ulat jenis lain yang telah selesai berganti kulit dan tubuh barunya telah siap untuk digunakan, maka ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) itu pun kemudian memakan bekas kulit lamanya sampai tidak tersisa sedikitpun. Setelah itu ia pun kembali berdiam diri untuk beberapa saat.

Melihat hal itu, aku pun segera mengalihkan perhatian ke ulat kedua yang masih belum berganti kulit. Mudah-mudahan nanti aku bisa menyaksikan saat ulat tersebut mulai berganti kulit ya.

Tetapi rupanya saat itu aku sedang tidak beruntung ya. Menjelang ulat tersebut akan berganti kulit, datang beberapa orang anak membeli es blender. Aku memang sehari-hari berjualan minuman, makanan ringan dll di rumah di Jonggol ya. Setelah selesai melayani anak-anak tersebut dan kembali ke tempat dimana ulat itu berada, ternyata aku menjumpainya baru saja selesai berganti kulit.


ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon)
Selesai berganti kulit, ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) memakan bekas kulit lamanya sampai tak tersisa.


Ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) kedua pun akhirnya berganti kulit
Ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon) kedua pun akhirnya berganti kulit juga (atas, kanan). Setelah berdiam beberapa saat sampai tubuh barunya siap digunakan. ia pun memakan bekas kulit lamanya juga (bawah). Kulit tersebut mungkin masih mengandung nutrisi yang diperlukan oleh sang ulat ya


Ulat kupu-kupu Tailed Jay (Graphium agamemnon)
Setelai selesai menghabiskan bekas kulit lamanya sampai tak tersisa lagi, sang ulat pun kembali berdiam diri selama beberapa waktu sampai akhirnya ia mulai aktif lagi bergerak dan mulai memakan daun sirsak kembali. Sayangnya beberapa hari kemudian kedua ulat tersebut tidak aku jumpai lagi di pohon sirsak. Entah pergi kemana mereka…atau jangan-jangan dimakan oleh ayam peliharaan anakku yang suka berkeliaran di sekitar pohon sirsak kecil itu.


Ini adalah kali pertama aku melihat ada ulat yang melakukan proses ganti kulit dalam posisi kepala menghadap ke atas. Sebelumnya aku sudah pernah juga menyaksikan proses ulat berganti kulit, namun saat itu mereka selalu berada dalam posisi kepala menghadap ke bawah.


Ulat ganti kulit
Ulat ngengat Theretra oldenlandiae dan ulat ngengat Attacus atlas sedang berganti kulit dengan posisi kepala menghadap ke bawah.


Pernah juga sih dulu aku melihat ada ulat yang berdiam diri dengan menegakan badannya. Saat itu aku baru beberapa bulan memiliki hape berkamera, Sony Ericsson k800i, dan sedang senang-senangnya memotret apa saja yang ada disekitarku.


Ulat Ngengat Daphnis nerii sedang berdiam diri dengan menegakan tubuhnya.


No comments:

Post a Comment