25 July 2013

Ngengat Atlas (Attacus atlas) Kawin

Kupu-kupu gajah alias sirama-rama alias ngengat atlas (Attacus atlas) kawin

Tanggal: 25 Juli 2013
Kamera: Canon IXY DIGITAL 510 IS
Lokasi:    Jonggol, Bogor Timur, Jawa Barat

Pada suatu pagi, pada bulan Ramadhan 2013, sambil membawa kantong plastik berisi sampah, aku berjalan ke kebun yang letaknya sekitar 100 m dari jalan. Biasanya aku memang membuang dan membakar sampah di kebun yang letaknya tidak begitu jauh dari rumah yang berada di pinggir jalan.

Sambil berjalan, aku melihat-lihat ke atas ke arah pohon-pohon kecapi milik tetangga yang kebetulan tumbuh di tepi jalan menuju ke kebun. Yang aku cari adalah ulat keket atau mungkin ngengat atlas (Attacus atlas) dewasa yang mungkin berada di sana. Beberapa waktu sebelumnya ada teman yang memberitahukan bahwa ulat-ulat keket yang merupakan larva dari ngengat atlas yang beberapa waktu sebelumnya terlihat berkeliaran di pohon kecapi yang ada di sekitar rumahnya ternyata saat itu sudah tidak terlihat lagi. Mengetahui hal itu, aku menduga bahwa mungkin ulat-ulat keket tersebut sudah menjadi kepompong ya. Jadi mungkin beberapa waktu lagi akan mulai ada lagi ngengat-ngengat atlas dewasa yang berkeliaran.

Sudah beberapa kali sebelumnya, jika lewat di dekat pohon-pohon kecapi milik tetangga yang tumbuh di tepi jalan itu, aku selalu melihat ke atas namun belum sekali pun melihat adanya ulat keket atau pun ngengat atlas dewasa. Namun kali ini ternyata berbeda. Diantara hijaunya dedaunan, aku melihat ada sepasang ngengat atlas dewasa yang sedang kawin. Wah..senangnya!!!!

Akhirnya setelah selesai membakar sampah di kebun, aku pun mampir ke kebun tetangga dimana tadi aku melihat ada sepasang ngengat atlas yang sedang kawin. Setelah meminta ijin, aku pun mulai berusaha untuk naik ke atas pohon agar dapat melihat dan memotret pasangan ngengat atlas yang sedang kawin tersebut.

Dengan cukup susah payah, maklum tidak biasa memanjat pohon, akhirnya aku berhasil juga naik ke atas pohon dan berada tidak jauh dari pasangan ngengat atlas kawin tersebut. Akhirnya dengan kamera peninggalan almarhumah adikku, aku pun berhasil mendapatkan beberapa foto dari ngengat atlas kawin tersebut sebelum akhirnya mereka terbang karena terganggu oleh ulahku...hehehe maaf ya…


Kupu-kupu gajah alias sirama-rama alias ngengat atlas (Attacus atlas) kawin di pohon kecapi
Kupu-kupu gajah alias sirama-rama alias ngengat atlas alias Attacus atlas sedang kawin di pohon kecapi. Ngengat atlas betina terlihat masih berpegangan pada kepompongnya. Ukuran tubuhnya yang cukup besar, lebih besar dari ngengat jantan,  memang membuatnya tidak lincah untuk terbang. Biasanya setelah menetas, dia akan diam saja di dekat kepompongnya sambil mengeluarkan aroma feromonnya untuk menarik ngengat atlas jantan datang dan mengawininya seperti yang terlihat diatas.


Ketika sudah sampai di rumah dan kembali membuka toko, aku melihat ibuku datang sambil membawa sesuatu di tangannya. Saat itu ibuku sedang ikut tinggal dan menginap di Jonggol bersamaku, karena istri dan anak-anakku yang biasanya menemani ibu di Pasar Rebo (Jakarta Timur) saat itu sedang berada di rumah mertuaku di Ponorogo (Jawa Timur) untuk nantinya berlebaran di sana.

Ternyata yang dibawa oleh ibu adalah seekor ngengat atlas betina yang katanya ia temui di salah pagar bambu yang ada di tepi jalan menuju ke kebun. Ada telur-telurnya juga di bilah bambu tersebut kata ibu memberitahu.

Akhirnya ngengat atlas betina itu pun aku taruh di salah satu pohon singkong yang ada di halaman belakang, tidak jauh dari sebuah kepompong yang aku gantung di pohon singkong lainnya Kepompong tersebut sempat aku ambil saat akan turun dari pohon kecapi dimana aku sebelumnya memotret ngengat atlas yang sedang kawin.


Kupu-kupu gajah alias sirama-rama alias ngengat atlas (Attacus atlas)
Ibuku yang kebetulan sedang ikut menginap di jonggol, ternyata menemukan seekor ngengat atlas betina di pagar bambu di tepi jalan. Karena Mama tahu aku suka dengan ngengat atlas ini, maka ngengat atlas betina itu pun dibawa pulang. Ukurannya cukup besar ya, tetapi sebagian sayapnya sudah rusak yang membuatnya tidak dapat terbang dengan baik.


kepompong Kupu-kupu gajah alias sirama-rama alias ngengat atlas (Attacus atlas)
Kepompong ngengat atlas yang sempat aku ambil sebelum turun dari pohon kecapi dimana sebelumnya aku memotret pasangan ngengat atlas yang sedang kawin. Sebenarnya yang tampak kelihatan ini adalah kokonnya yang terbuat dari benang sutera ya, sementara kepompongnya sendiri berada di dalamnya. Tampak terlihat pada bagian atas dari kokon tersebut ada sebuah lubang yang merupakan tempat jalan keluar bagi sang ngengat atlas saat baru menetas dari kepompong yang berada di dalamnya.

No comments:

Post a Comment